SUMBARNOW.ID-Atletico Madrid akan menjamu Union Saint-Gilloise pada laga keempat Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Rabu (5/11) pukul 03.00 WIB. Kedua tim sama-sama bertekad bangkit setelah menelan kekalahan pada laga sebelumnya.
Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi kedua tim di level kontinental. Atlético, yang dijuluki Los Rojiblancos, berusaha melupakan kekalahan 0–4 dari Arsenal pada Matchday 3. Pelatih Diego Simeone menargetkan tiga poin penuh di kandang untuk menjaga peluang timnya pada fase grup.
Performa Kandang Solid, Atleti Incar Konsistensi
Atletico tampil konsisten di kandang musim ini. Dalam 16 laga kandang terakhir di Liga Champions, mereka hanya kalah sekali (M11 D4), termasuk kemenangan 5–1 atas Eintracht Frankfurt pada Matchday 2. Namun, performa tandang mereka belum stabil dengan satu kemenangan dan dua kekalahan dari tiga laga terakhir di kompetisi ini.
Dengan tiga poin yang baru dikumpulkan, Atletico kini berada di peringkat ke-19 klasemen sementara fase liga. Diego Simeone berharap timnya dapat tampil disiplin dan mempertahankan catatan positif di kandang.
Jika Antoine Griezmann tampil, ia akan menjadi pemain Prancis dengan jumlah penampilan terbanyak ketiga sepanjang sejarah Liga Champions, melewati Patrice Evra (108). Ia kini hanya tertinggal dari Thierry Henry (112) dan Karim Benzema (152).
Union SG Siap Tantang Atlético
Union Saint-Gilloise datang ke Madrid sebagai pemuncak klasemen Liga Belgia. Di Liga Champions, mereka masih tertahan di peringkat ke-24 setelah mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan dari tiga laga.
Tim asal Brussel itu menelan dua kekalahan beruntun 0–4, masing-masing dari Newcastle United dan Inter Milan. Sebelumnya, mereka menang 3–1 atas PSV Eindhoven pada Matchday 1.
Union SG saat ini dilatih oleh David Hubert, yang ditunjuk pada 13 Oktober menggantikan Sébastien Pocognoli. Klub ini merupakan juara Liga Belgia 2024/25, gelar pertama sejak 1934/1935 dan ke-12 sepanjang sejarah.
Hingga kini, Union SG telah menjalani 38 pertandingan di kompetisi Eropa dengan hanya dua yang berakhir tanpa gol. Mereka membutuhkan dua gol lagi untuk mencatatkan 50 gol di ajang UEFA.
Pocognoli sebelumnya menyebut Simeone sebagai pelatih yang bersemangat. “Kami berdua sangat bersemangat dan selalu mengekspresikannya di pinggir lapangan. Pertandingan ini akan berjalan intens karena kedua tim bermain dengan hati,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi UEFA.(*)












