Semen Padang FC Akhiri Tren Kekalahan, Bekuk Persijap Jepara 2-1 Meski Tanpa Tiga Pemain Asing

SUMBARNOW.ID-Semen Padang FC berhasil memutus tren negatif dengan meraih kemenangan 2-1 atas Persijap Jepara pada laga pekan ke-12 BRI Super League 2025–2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis sore (20/11/2025).

Meski bermain tanpa tiga pemain asing—Felipe Chaby, Bruno Gomes, dan Cornelius Stewart—Kabau Sirah tampil efektif dan mampu mengamankan tiga poin.

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, sebelum pertandingan menjelaskan bahwa Bruno Gomes absen karena mengalami cedera paha, sementara Felipe Chaby tidak bisa diturunkan akibat sakit. Cornelius Stewart tidak dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain, meski dibawa dalam rombongan 22 pemain.

Kemenangan ini membawa Semen Padang FC naik ke peringkat 17 klasemen sementara dengan tujuh poin, menggusur Persis Solo yang mengoleksi enam poin. Posisi ini masih dapat berubah usai laga Persis kontra Bali United pada Minggu (23/11).

Babak Pertama: Kartu Merah dan Dua Gol Penentu Arah Laga

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Namun momentum berubah drastis pada menit ke-24 setelah bek kiri Persijap Jepara, Najeeb Yakubu, melakukan tekel keras terhadap Rui Rampa. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah dan membuat tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain.

Semen Padang FC memanfaatkan situasi tersebut dengan cepat. Tiga menit setelah kartu merah, tekanan tinggi mereka membuahkan hasil. Pedro Matos melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang membentur pemain Persijap dan berbelok arah.

Kiper Sendri Johansyah, yang untuk pertama kalinya diturunkan sebagai starter menggantikan Rodrigo Moura, terkecoh dan hanya bisa melihat bola masuk ke gawangnya. Semen Padang FC unggul 0-1.

Meski kekurangan satu pemain, Persijap Jepara tetap mencoba bangkit melalui serangan balik cepat. Menjelang akhir babak pertama, upaya mereka berhasil. Pada menit ke-44, Sudi Abdallah menyambar umpan terobosan dan menjebol gawang Semen Padang FC. Gol tersebut membuat pertandingan kembali imbang 1-1 hingga turun minum.

Strategi Semen Padang Menguras Stamina Tuan Rumah

Memasuki babak kedua, Semen Padang FC mengubah pendekatan permainan. Mereka tidak lagi terburu-buru melakukan tekanan langsung seperti di awal laga, tapi memilih menguasai bola lebih lama dan mengalirkan operan pendek dari sisi ke sisi.

Strategi tersebut membuat stamina pemain Persijap semakin terkuras, terutama di lini tengah yang terlihat mulai kehilangan intensitas untuk melakukan pressing.

Tekanan tersebut mencapai puncaknya pada menit ke-67. Armando Obet Oropa, yang tampil konsisten sepanjang laga, menyambut umpan matang dari sektor tengah dan melepaskan tembakan terukur yang gagal dijangkau Sendri Johansyah. Gol ini mengubah kedudukan menjadi 1-2 untuk keunggulan Semen Padang FC.

Sisa pertandingan diwarnai upaya Persijap untuk menyamakan kedudukan melalui serangan sporadis. Namun, Semen Padang FC tetap disiplin menjaga struktur permainan hingga peluit panjang dibunyikan.

Ini merupakan kemenangan kedua Semen Padang FC dari 12 laga musim. Tiga poin di Jepara menjadi kemenangan pertama setelah delapan kekalahan beruntun.(*)

TERPOPULER