Harga Emas Lampaui $4.500, Perak dan Platinum Catat Rekor Baru

SUMBARNOW.ID-Harga emas dunia melampaui level $4.500 per ons untuk pertama kalinya pada Rabu (24/12/2025), sementara perak, platinum, dan palladium juga mencatat rekor baru.

Lonjakan harga ini terjadi di tengah meningkatnya minat investor pada logam mulia sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik dan perdagangan, serta ekspektasi pemotongan suku bunga di Amerika Serikat pada 2026.

Spot gold stabil di level $4.481,90 per ons pada pukul 15.03 WIB, Rabu (24/12/2025), setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi $4.525,19 per ons. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari naik 0,1% menjadi $4.509,20 per ons.

Perak naik 0,7% ke level $71,95 per ons, setelah sebelumnya menembus $72,70 per ons. Platinum melonjak 2,1% ke $2.323,95 per ons setelah mencapai $2.377,50 per ons. Sementara itu, palladium naik 3% menjadi $1.919,17, level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Kepala Global Macro di Tastylive, Ilya Spivak mengatakan, logam mulia menjadi narasi spekulatif di tengah tren de-globalisasi. “Investor mencari aset netral tanpa risiko kedaulatan, terutama saat ketegangan antara AS dan China terus berlangsung,” katanya seperti dikutip dari Reuters.

Spivak menambahkan, likuiditas akhir tahun yang tipis memperbesar pergerakan harga baru-baru ini, namun tema kenaikan harga logam mulia kemungkinan bertahan. Ia memproyeksikan emas bisa mencapai $5.000 dalam enam hingga 12 bulan ke depan, sementara perak berpotensi menembus $80 seiring respons pasar terhadap level psikologis utama.

Sejak awal tahun, harga emas telah naik lebih dari 70%, menjadi kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Lonjakan ini didorong oleh permintaan safe-haven, ekspektasi pemotongan suku bunga AS, pembelian bank sentral yang kuat, tren de-dolarisasi, serta aliran dana ETF.

Pasar saat ini memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga pada tahun depan.

Perak mencatat kenaikan lebih dari 150% dalam periode yang sama, melampaui emas. Lonjakan perak didorong oleh permintaan investasi yang tinggi, masuknya logam ini dalam daftar mineral kritis AS, serta momentum pembelian pasar.

Kepala Analis Pasar di KCM Trade, Tim Waterer menyebutkan, emas dan perak minggu ini seolah menekan pedal akselerator, mencatat rekor baru. “Hal ini mencerminkan daya tarik mereka sebagai penyimpan nilai di tengah ekspektasi penurunan suku bunga AS dan utang global yang masih tinggi,” imbuhnya.(*)

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular