OpenAI Perbaiki Masalah Em Dash di ChatGPT, Pengguna Bisa Atur Pemakaiannya

SUMBARNOW.ID-OpenAI menyampaikan bahwa masalah penggunaan tanda baca em dash pada ChatGPT telah diperbaiki. Sebelumnya, pengguna melaporkan bahwa ChatGPT tetap menggunakan em dash meskipun sudah diminta untuk tidak memakainya dalam instruksi.

Em dash (—) adalah tanda baca panjang yang digunakan dalam tulisan bahasa Inggris untuk menandai jeda yang lebih kuat daripada koma, dua titik, atau tanda kurung. Panjangnya kira-kira setara dengan huruf “M”, sehingga dinamakan em dash.

Dilansir dari Techcrunch, tanda em dash menjadi perhatian karena muncul luas dalam berbagai jenis teks dalam beberapa bulan terakhir, seperti tugas sekolah, email, komentar, layanan pelanggan, unggahan LinkedIn, forum daring, dan materi iklan. Hal ini menimbulkan anggapan bahwa simbol tersebut menjadi ciri khas teks yang dihasilkan chatbot.

Sebagian pengguna menyatakan bahwa mereka menggunakan em dash dalam gaya penulisan sebelum model bahasa besar mengadopsinya. Namun ketidakmampuan chatbot menghindari simbol tersebut membuatnya disebut sebagai “ChatGPT hyphen”. Kondisi ini juga menimbulkan keberatan pada teks yang memuat simbol tersebut, meskipun tidak selalu berasal dari generatif AI.

OpenAI menyebut bahwa permasalahan ini sempat sulit ditangani karena ChatGPT tetap menggunakan simbol itu walaupun pengguna telah memberikan permintaan yang jelas untuk menghapusnya.

CEO OpenAI Sam Altman mengumumkan perbaikan tersebut melalui unggahan di platform X pada 14 November 2025. Ia menuliskan bahwa jika pengguna mengatur agar ChatGPT tidak menggunakan em dash melalui custom instructions, kini chatbot mengikuti perintah tersebut. Altman menyebut hal ini sebagai “small-but-happy win”.

Dalam unggahan lainnya di Threads, OpenAI menjelaskan bahwa ChatGPT kini lebih mampu mengurangi penggunaan em dash jika pengguna memasukkan instruksi di bagian personalisasi.

Pembaruan ini tidak menghilangkan simbol tersebut secara otomatis, tetapi memberikan kendali kepada pengguna atas frekuensi kemunculannya. OpenAI juga memaksa ChatGPT meminta maaf karena dianggap telah “merusak em dash”.(*)

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular