56 Situs Warisan Budaya Iran Rusak Akibat Serangan Militer AS-Israel

SUMBARNOW.ID-Sebanyak 56 museum dan monumen bersejarah di Iran, termasuk situs warisan dunia, mengalami kerusakan akibat agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Informasi ini disampaikan oleh Kementerian Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Iran melalui laporan resmi yang dipublikasikan pada Sabtu (13/3/2026).

Media Pemerintah Iran, PressTV melaporkan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel menimbulkan dampak luas, dari ibu kota Teheran hingga provinsi-provinsi seperti Kurdistan, Isfahan, Lorestan, Kermanshah, Bushehr, dan Ilam. Berbagai bangunan bersejarah dan artefak budaya mengalami kerusakan.

Kerusakan Situs Budaya di Iran

Menurut Kementerian Warisan Budaya Iran, 19 lokasi di Teheran, termasuk Istana Golestan, menjadi korban serangan. Di provinsi Kurdistan, 12 lokasi, termasuk beberapa situs warisan dunia, juga mengalami kerusakan.

Provinsi Isfahan turut terdampak, dengan serangan yang menargetkan situs bersejarah Istana Chehel Sotoon dan Naqshe Jahan Square. Istana Chehel Sotoun merupakan situs Warisan Dunia UNESCO yang berada di dalam Lapangan Naqsh-e Jahan.

Di Pelabuhan Siraf (Bushehr), beberapa monumen bersejarah juga menjadi sasaran. Provinsi Ilam tidak luput dari serangan, di mana Museum Arkeologi Ilam, yang menyimpan berbagai artefak penting, turut terdampak.

Menteri Luar Negeri Iran, Sayyed Abbas Araghchi, mengecam serangan tersebut melalui akun X pada Kamis lalu. Ia menegaskan bahwa serangan tersebut mengenai monumen Iran yang berasal dari abad ke-14, termasuk beberapa situs UNESCO.

Menurutnya, agresi ini melanggar hukum humaniter internasional berdasarkan Konvensi Den Haag 1954, Konvensi Jenewa 1977, dan Statuta Roma Pengadilan Kriminal Internasional. Serangan terhadap situs budaya seperti ini dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Balasan Militer Iran

Agresi militer AS-Israel dimulai pada 28 Februari dengan menargetkan 30 lokasi di Teheran, termasuk menewaskan sejumlah pejabat senior, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyed Ali Khamenei.

Sebagai balasan, militer Iran melancarkan serangan misil dan drone terhadap wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan AS di kawasan Timur Tengah. Menurut Kementerian Pertahanan Iran, setidaknya 600 tentara AS tewas dalam serangan balasan ini. Pejabat Iran menegaskan bahwa tindakan mereka merupakan bentuk pembelaan diri yang sah sesuai Pasal 51 Piagam PBB.(*)

TERPOPULER