60 Mahasiswa Fisipol Unes Ikuti LDKM, Rektor Tekankan Situasional Leadership

SUMBARNOW.ID-Sebanyak 60 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Ekasakti mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) di kampus Unes selama dua hari. Kegiatan dibuka oleh Rektor Unes, Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd, di Ruang Sidang Rektor Lt.1 Gedung Rektorat pada Sabtu (24/1).

Rektor menyampaikan perbedaan antara leader dan leadership. “Leader adalah pemimpin, sedangkan leadership adalah kepemimpinan. Leadership terjadi melalui interaksi antara pemimpin dan yang dipimpin dan bisa dipelajari,” ujar Prof. Sufyarma.

Leadership dan Teori Kepemimpinan

Prof. Sufyarma menjelaskan inti dari kepemimpinan adalah mempengaruhi dan menyusun perencanaan. Ia menekankan penggunaan Teori X dan Teori Y untuk menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan karakter mahasiswa.

Teori X berlaku untuk mahasiswa dengan disiplin dan kesadaran rendah, memerlukan pengendalian ketat.

Teori Y diterapkan pada mahasiswa disiplin dan patuh, menggunakan pendekatan Tut Wuri Handayani.

“Pemimpin harus menentukan kapan bersikap otoriter dan kapan bersikap demokratis, itulah situational leadership,” tambahnya.

Tiga Keterampilan Penting Pemimpin

Selain teori, Rektor Unes menekankan tiga keterampilan penting yang harus dimiliki pemimpin:

  1. Konseptual Skill – memahami struktur dan fungsi Fisipol, ilmu komunikasi, ilmu pemerintahan, administrasi negara, dan organisasi mahasiswa.
  2. Teknis Skill – mampu bertindak, karena lebih baik salah daripada tidak berbuat.
  3. Keterampilan Hubungan Antar Manusia – kemampuan berinteraksi tanpa membedakan kelas, yang harus dilatih secara konsisten.

Harapan dari Dekan Fisipol

Dekan Fisipol, Drs. Tarma Sartima, M.Si, Ph.D, mengatakan bahwa kegiatan kampus harus mendapat persetujuan pimpinan universitas. “Mahasiswa adalah calon pemimpin, sekurang-kurangnya harus mampu memimpin diri sendiri,” kata Dekan.

Dekan juga mencontohkan tokoh pendidikan populer, seperti Ki Hajar Dewantara, yang menekankan prinsip Tut Wuri Handayani, sebagai inspirasi dalam kepemimpinan. Ia berharap seluruh peserta mengikuti LDKM dengan serius untuk mendapatkan manfaat optimal.(*)

TERPOPULER