SUMBARNOW.ID-Al Ittihad memastikan tempat di Liga Champions Asia Elite (ACLE) 2026 setelah menyingkirkan Al Wahda 1-0 melalui penalti di pengujung extra time, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Laga berlangsung ketat pada babak 16 besar di King Abdullah Sports City Stadium.
Kemenangan dramatis tersebut memastikan klub asal Arab Saudi itu melaju ke babak perempat final dan akan berhadapan dengan debutan Jepang, FC Machida Zelvia, pada Jumat.
Conceicao: Tekanan Besar Tidak Menggoyahkan Pemain
Pelatih Al Ittihad, Sergio Conceicao, menegaskan bahwa keberhasilan timnya lahir dari determinasi pemain untuk mengatasi tekanan besar sejak awal laga.
Ia menilai pertandingan berlangsung sangat seimbang, namun timnya mampu menciptakan peluang lebih berbahaya meski menghadapi pertahanan solid Al Wahda.
Conceicao mengaku bangga terhadap usaha para pemainnya. Menurutnya, kemampuan tim merespons tekanan menjadi kunci kemenangan.
“Kami memulai dengan tekanan besar tetapi pemain tidak terpengaruh,” ujarnya.
Ia memastikan evaluasi akan dilakukan, namun menekankan bahwa hasil akhir adalah hal terpenting.
Fabinho Jadi Penentu Lewat Penalti Menit Akhir
Pertandingan berjalan ketat selama 120 menit. Fabinho, yang sempat gugup, berhasil mengeksekusi penalti di detik-detik terakhir extra time untuk memastikan kemenangan Al Ittihad. Itu menjadi satu-satunya gol dalam duel penuh tensi tersebut.
Milanic: Kekalahan Pahit di Detik Terakhir
Di kubu lawan, pelatih Darko Milanic tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Al Wahda harus tersingkir di momen terakhir.
Ia menilai timnya tampil berani dan bekerja keras sepanjang laga melawan skuad bertabur bintang Al Ittihad.
Menurut Milanic, Al Wahda memiliki beberapa peluang, termasuk kesempatan “luar biasa” di awal extra time, namun gagal dimanfaatkan. Meski sedih, ia menyatakan bangga karena para pemain telah menunjukkan performa terbaik pada kampanye kontinental pertama mereka sejak 2021.(*)












