SUMBARNOW.ID-Al Ittihad Club mencatat kemenangan 4-1 atas Al Sadd SC pada laga terakhir AFC Champions League Elite 2025/26 di Jassim Bin Hamad Stadium, Selasa (17/2).
Hasil ini memastikan posisi keempat wakil Arab Saudi di klasemen West Zone, sementara Al Sadd tetap lolos setelah Al Gharafa SC kalah dari Tractor FC.
Pertandingan berlangsung dengan kebutuhan berbeda karena Al Sadd wajib menang, sedangkan Al Ittihad telah mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Laga dibuka dengan peluang dari Mahamadou Doumbia yang memaksa Meshaal Barsham melakukan penyelamatan.
Al Sadd sempat mencetak gol melalui Roberto Firmino setelah menerima umpan Akram Afif, namun dianulir VAR karena offside.
Dua menit berselang, Al Ittihad memimpin melalui serangan Muhannad Al Shanqiti yang menghasilkan bola rebound untuk diselesaikan Houssem Aouar.
Keunggulan bertambah saat Youssef En-Nesyri menerima umpan lambung Doumbia dari garis tengah dan menuntaskannya dengan tembakan mendatar.
En-Nesyri hampir menambah gol ketika melakukan solo run dari wilayahnya sendiri sebelum tembakannya melebar ke kiri.
Tekanan Al Ittihad membuat Pedro Miguel mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang Mario Mitaj.
Al Sadd memperkecil ketertinggalan melalui Rafa Mújica yang memanfaatkan bola pantul setelah Firmino gagal menuntaskan peluang dari sisi kiri.
Babak kedua berlangsung dengan ritme cepat sebelum Stephane Keller memperbesar keunggulan Al Ittihad melalui tembakan dari jarak dekat hasil situasi bola mati pada menit ke-63.
Kedua tim kemudian menurunkan tempo hingga laga ditutup dengan kemenangan meyakinkan Al Ittihad.
Kemenangan ini menegaskan konsistensi Al Ittihad dalam fase grup dengan catatan gol yang stabil sepanjang kompetisi.
Tren tersebut memperlihatkan efektivitas transisi dan penyelesaian akhir mereka dibandingkan beberapa laga sebelumnya.
Pertandingan ini juga mengonfirmasi kontras performa kedua tim dalam penentuan slot terakhir babak gugur.
Pelatih Al Ittihad, Sérgio Conceição, menilai kemenangan tersebut selaras dengan perkembangan tim jelang babak 16 besar.
Conceição menegaskan pentingnya konsentrasi penuh saat mereka bersiap menghadapi wakil Uni Emirat Arab, Al Wahda FC. Ia menyebut keberhasilan memetik tiga poin tidak akan berarti tanpa peningkatan performa pada fase gugur.
Di kubu Al Sadd, pelatih Roberto Mancini menyatakan kepuasan atas keberhasilan timnya mencapai babak 16 besar meski kalah. Mancini menekankan bahwa mereka akan menghadapi tantangan sulit berikutnya melawan wakil Arab Saudi lainnya, Al Hilal SFC.
Ia menilai klub-klub Saudi saat ini berada pada level tertinggi di kompetisi tersebut dan menyebut kesiapan dua pekan ke depan sebagai faktor penentu.(*)












