BMKG Catat 14 Gempa di Sumatera Barat dalam Minggu Ini, Semua Magnitudo Rendah

SUMBARNOW.ID-Dalam sepekan terakhir, BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang mencatat 14 aktivitas gempa bumi di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

Meski seluruh gempa memiliki magnitudo rendah dan tidak menimbulkan guncangan yang dirasakan masyarakat, pemantauan kegempaan tetap berjalan 24 jam setiap hari.

“Kami terus memantau aktivitas gempa karena Sumatera Barat berada di wilayah tektonik aktif. Kewaspadaan adalah langkah terbaik, tetap tenang dan terinformasi,” ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang, Suaidi Ahadi, dalam keterangan resminya, Jumat (21/11/2025)

Statistik Gempa Mingguan

Jumlah Gempa Berdasarkan Magnitudo

  • M < 3 : 8 kejadian
  • 3 ≤ M < 5 : 6 kejadian
  • M ≥ 5 : 0 kejadian
  • Magnitudo maksimum: 3,4
  • Magnitudo minimum: 1,7

Jumlah Gempa Berdasarkan Kedalaman

  • Kedalaman < 60 km : 10 kejadian
  • Kedalaman 60–300 km : 4 kejadian
  • Kedalaman > 300 km : 0 kejadian
  • Kedalaman maksimum: 178 km
  • Kedalaman minimum: 2 km

Penyebab dan Sebaran Gempa

Gempa-gempa yang tercatat berasal dari aktivitas pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia di zona subduksi, serta pergerakan Sesar Sumatera yang membentang di daratan Sumatera.

“Sebagian besar gempa bersifat dangkal (<60 km), sehingga berpotensi lebih terasa jika magnitudonya tinggi, namun tidak ada laporan kerusakan maupun guncangan signifikan hingga akhir periode pemantauan,” katanya.

Peta sebaran gempabumi menunjukkan lokasi episenter dan area yang berpotensi dirasakan, namun selama periode ini, seluruh gempa tercatat tidak dirasakan masyarakat.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memantau informasi resmi melalui kanal BMKG.go.id atau media sosial resmi BMKG, serta menyiapkan prosedur kesiapsiagaan gempa sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana di wilayah tektonik aktif.(*)

TERPOPULER