Persebaya Surabaya menelan kekalahan 5-1 dari tuan rumah Borneo FC dalam lanjutan pekan 25 BRI Super League 2025/2026, Sabtu malam di Stadion Segiri, Samarinda.
Bajol Ijo sempat mencoba bangkit di babak kedua, namun Pesut Etam tampil lebih efektif memanfaatkan peluang sepanjang pertandingan.
Borneo FC unggul lebih dulu melalui dua gol J. Villa pada menit ke-15 dan 59, disusul Mariano Peralta Bauer pada menit ke-62, K. Obieta pada menit ke-68, serta gol penutup dari M. Astina di menit ke-90+3. Sementara Persebaya hanya mampu membalas satu gol melalui Leonardo Silva Lelis pada menit ke-73.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengatakan timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah laga tersebut. “Kami juga punya beberapa peluang, tetapi hanya mampu mencetak satu gol. Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya setelah pertandingan.
Tavares menambahkan bahwa para pemain sudah berusaha menjalankan rencana permainan tim, mulai dari bermain agresif, memenangkan duel, hingga menciptakan peluang di lini depan.
“Kami sudah menganalisis lawan, menunjukkan video kepada pemain, dan melakukan latihan untuk mempersiapkan pertandingan ini. Namun hari ini kami tidak mampu menunjukkan performa terbaik,” tambahnya.
Ia juga menyoroti gol-gol Borneo FC yang sebenarnya sudah diantisipasi sebelum pertandingan. “Beberapa gol yang mereka cetak sudah kami bahas dalam persiapan, termasuk ancaman tembakan jarak jauh. Kami mencoba menutup ruang di sekitar kotak penalti karena mengetahui mereka memiliki pemain dengan tembakan kuat dari luar kotak,” jelas Tavares.
Meski tertinggal, Persebaya tetap mencoba menyerang hingga akhir laga. Bajol Ijo melepaskan total 13 tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.
“Ketika kami tertinggal, kami punya dua pilihan, menyerah atau terus mencoba. Kami memilih untuk tetap menyerang. Tetapi ketika kami membuka ruang, Borneo kembali mencetak gol,” tambah Tavares.
Selanjutnya, Persebaya akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu, 4 April 2026, setelah kompetisi BRI Super League memasuki jeda tiga pekan.(*)












