Drama 5 Gol di Baku! Sabah FC Bungkam Hapoel Beer-Sheva, Lolos UCL dengan Agregat 6-4

SUMBARNOW.ID – Sabah FC menciptakan comeback dramatis dengan mengalahkan Hapoel Beer-Sheva 5-2 setelah extra time pada leg kedua play-off Liga Champions 2026/2027 di Tofiq Bahramov Republican Stadium, Baku, Rabu (26/8/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut memastikan Sabah membalikkan kekalahan 1-2 pada leg pertama sekaligus mengamankan kemenangan agregat 6-4. Sabah pun mencatat sejarah dengan lolos ke fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya.

Pertandingan berjalan dramatis. Hapoel Beer-Sheva sempat dua kali unggul, tetapi Sabah terus mengejar hingga memaksakan pertandingan berlanjut ke extra time.

Igor Zlatanović membawa Hapoel Beer-Sheva unggul lebih dahulu pada menit ke-10. Sabah kemudian menyamakan kedudukan melalui Christian Nwachukwu pada menit ke-38.

Memasuki babak kedua, Hapoel kembali memimpin. Mizrahi mencetak gol pada menit ke-61 sehingga skor berubah menjadi 2-1 untuk tim tamu.

Sabah kembali memberikan respons. Rakhmonaliev mencetak gol pada menit ke-74 untuk membuat kedudukan menjadi 2-2.

Drama semakin memuncak pada masa injury time. Mutallimov mencetak gol pada menit ke-90+4 untuk membawa Sabah berbalik unggul 3-2 sekaligus menyamakan agregat menjadi 4-4.

Karena agregat imbang setelah 90 menit, pertandingan dilanjutkan ke extra time.

Sabah kemudian tampil lebih efektif pada babak tambahan. Mbina mencetak gol pada menit ke-101 untuk membawa Sabah unggul 4-2 dalam pertandingan dan 5-4 secara agregat.

Mickels kemudian menambah gol Sabah pada menit ke-115. Gol tersebut membuat skor menjadi 5-2 sekaligus memperlebar keunggulan agregat menjadi 6-4.

Menderita kebobolan, frustrasi tim tamu kian memuncak setelah E. Peretz justru diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-116. Unggul jumlah pemain secara masif, Sabah sukses mempertahankan skor akhir tetap 5-2 hingga peluit panjang ditiupkan.

Dengan hasil tersebut, Sabah memastikan kelolosan bersejarah ke fase liga Liga Champions. Klub Azerbaijan itu sebelumnya belum pernah mencapai fase liga atau fase utama kompetisi tersebut.

Sabah melanjutkan perjalanan impresif mereka di kualifikasi Liga Champions musim ini. Sebelum menghadapi Hapoel Beer-Sheva, mereka telah menyingkirkan The New Saints, KuPS Kuopio, dan Aarhus.

Pada leg pertama play-off, Hapoel Beer-Sheva menang 2-1 atas Sabah. Veljko Simić sempat membawa Sabah unggul pada menit keenam, tetapi Javon East dan Igor Zlatanović membalikkan keadaan untuk kemenangan Hapoel.

Kali ini, Sabah membalas dengan kemenangan 5-2 setelah extra time. Comeback tersebut sekaligus membawa wakil Azerbaijan itu mencetak sejarah dengan menembus fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya.

Sabah menjadi menjadi tim Azerbaijan kedua yang menembus fase utama setelah Qarabag FK.

Qarabag pertama kali lolos ke fase grup Liga Champions UEFA pada musim 2017/2018. Qarabag FK juga berhasil lolos untuk kedua kalinya ke fase utama pada musim lalu (2025/2026) setelah mengalahkan Ferencváros di babak kualifikasi.

Keberhasilan Sabah FK mendapat ucapan selamat dari sesama klub Azerbaijan, Qarabag FK. Melalui media sosial resminya, Qarabag menyampaikan selamat kepada Sabah atas keberhasilan meraih tiket ke fase liga UEFA Champions League sekaligus mendoakan kesuksesan Sabah dalam pertandingan-pertandingan berikutnya di pentas Eropa.

Pelatih Sabah, Valdas Dambrauskas, menyebut kemenangan atas Hapoel Beer-Sheva sebagai salah satu malam terbaik dalam kariernya.

Ia memberikan apresiasi kepada para pemain dan suporter yang hadir di stadion.

“Ini malam yang luar biasa. Saya berterima kasih kepada para penggemar. Para pemain bermain luar biasa. Sabah adalah tim terbaik yang pernah saya latih dalam karier saya. Kami lolos ke fase utama turnamen terbaik di dunia. Hari ini, saya adalah pelatih paling bahagia di dunia,” ujar Dambrauskas.

Dambrauskas juga mengakui Hapoel Beer-Sheva sempat memberikan tekanan yang lebih baik sehingga Sabah melakukan sejumlah kesalahan dan kebobolan. Namun, ia memastikan kesalahan tersebut akan dianalisis setelah pertandingan.

“Hapoel adalah tim yang memberikan tekanan lebih baik. Akibatnya, kami kebobolan. Kami melakukan kesalahan dan akan menganalisisnya. Para penggemar yang datang ke stadion tidak akan melupakan malam ini. Saya akan merayakan hari ini,” katanya.(*)

TERPOPULER