Jalan Malalak Masih Rawan Longsor Saat Hujan, Penanganan Awal Ditarget Rampung Agustus 2026

SUMBARNOW.ID-Penanganan longsor di ruas Koto Mambang–Balingka, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam terus berlanjut dengan pengerjaan tahap awal yang ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Pada Minggu (10/5/2026), Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal mendampingi Andre Rosiade bersama Kepala BPJN Sumbar meninjau lokasi longsor di KM 82 ruas jalan tersebut.

Saat ini, jalan sudah dapat dilalui secara terbatas dengan pengawasan petugas. Alat berat juga masih disiagakan di lokasi untuk mendukung proses penanganan.

Pada tahap awal penanganan, BPJN Sumbar telah membangun bronjong di KM 69 dan box culvert di KM 75.

Pemerintah menargetkan penyelesaian tahap pertama penanganan longsor pada Agustus 2026.

Setelah itu, penanganan akan dilanjutkan melalui proses tender pembangunan permanen, termasuk pembangunan jembatan di KM 82.

Penanganan Jalan Malalak mendapat dukungan dana APBN sekitar Rp670 miliar.

Selain itu, pemerintah pusat juga menyiapkan anggaran Rp18,9 triliun untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Sumatera Barat pada periode 2026–2028.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintasi jalur Malalak karena kondisi jalan masih rawan saat hujan.

Pengguna jalan disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Lembah Anai.(*)

TERPOPULER