Konflik Baru Barcelona dan RFEF, Lamine Yamal Dicoret dari Timnas Spanyol

SUMBARNOW.ID-Ketegangan kembali terjadi antara FC Barcelona dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menyusul pencoretan winger muda Lamine Yamal dari skuad tim nasional. Yamal dipastikan absen dalam dua laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Georgia dan Turki.

RFEF merilis pernyataan resmi yang menegaskan “kecewa dan terkejut” setelah mengetahui Yamal menjalani prosedur medis tanpa memberi tahu staf medis timnas sebelumnya. Langkah ini dinilai melanggar protokol komunikasi antara klub dan federasi.

Prosedur Medis Pemicu Kontroversi

Menurut pernyataan RFEF, pada Senin, 10 November 2025, pukul 13.47 waktu setempat, tim medis federasi mengetahui bahwa Yamal telah menjalani prosedur radiofrekuensi invasif di pagi hari untuk mengatasi cedera pubis yang dideritanya beberapa minggu terakhir.

RFEF menambahkan, laporan medis baru diterima pada pukul 22.40 malam hari yang sama, dengan rekomendasi istirahat selama tujuh hingga sepuluh hari. Mengingat kondisi tersebut, RFEF memutuskan untuk mencoret Yamal dari skuad, dengan alasan “memprioritaskan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan pemain.”

Respons dan Dampak

Pencoretan ini mempertegas ketegangan yang telah berlangsung antara Barcelona dan RFEF terkait penanganan fisik pemain muda.

Dilansir dari BeiN Sport, sumber Barcelona menekankan bahwa prosedur dilakukan di bawah pengawasan tim medis klub, sementara federasi menegaskan seharusnya mereka diberitahu terlebih dahulu.

Saat ini, Yamal tetap berada di Barcelona untuk menjalani program pemulihan cedera. RFEF menutup pernyataannya dengan nada bersahabat:

“Kami berharap ia dapat pulih dengan baik dan kembali fit secepat mungkin.”

Meskipun pernyataan itu bersifat positif, insiden ini menyoroti hubungan yang kembali tegang antara kedua institusi, dengan kesehatan pemain menjadi pusat perselisihan.

Sejarah Perselisihan Barcelona dan RFEF

Bentrokan antara Barcelona dan federasi bukan hal baru. Dalam beberapa bulan terakhir, terdapat beberapa perbedaan pandangan mengenai manajemen fisik pemain muda timnas Spanyol. Kasus Yamal menambah daftar perselisihan yang memicu perdebatan publik tentang prioritas klub versus federasi dalam menangani pemain muda berbakat.

Dampak pada Kualifikasi Piala Dunia

Absennya Yamal kemungkinan memengaruhi strategi pelatih timnas Spanyol menjelang laga penting melawan Georgia dan Turki.

Sebagai winger muda yang produktif, ketidakhadirannya di lapangan diharapkan digantikan pemain lain oleh pelatih, meski potensi kreativitas serangan mungkin berkurang.

RFEF menegaskan bahwa keputusan ini murni berdasarkan pertimbangan medis dan keselamatan pemain, bukan faktor strategis atau perselisihan dengan klub.(*)

TERPOPULER