SUMBARNOW.ID – Timnas Prancis melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Swedia dengan skor 3-0 pada babak 32 besar di New York/New Jersey Stadium, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB. Kylian Mbappe mencetak dua gol dan mendedikasikannya untuk pelatih Didier Deschamps yang baru kehilangan ibunda tercintanya.
Mbappe membuka keunggulan Prancis sebelum Bradley Barcola menambah gol kedua. Penyerang Real Madrid itu kemudian melengkapi penampilannya dengan gol kedua untuk memastikan Les Bleus menang 3-0 dan mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Sesaat setelah mencetak gol pembuka, Mbappe berlari menuju Didier Deschamps dan memeluk sang pelatih dalam momen emosional. Deschamps membalas pelukan tersebut, bahkan memberikan penghormatan dengan membungkukkan badan saat Mbappe ditarik keluar usai tampil gemilang.
Kemenangan ini diraih hanya beberapa hari setelah Deschamps meninggalkan pemusatan latihan untuk menghadiri pemakaman ibundanya. Pelatih Prancis itu absen pada laga terakhir fase grup melawan Norwegia sebelum kembali bergabung dengan tim pada Jumat dan mengaku bersyukur masih memiliki Piala Dunia sebagai pengalih perhatian di tengah masa sulit yang dihadapinya.
Usai pertandingan, Mbappe menegaskan bahwa perjuangan Prancis kini memasuki babak baru. Menurutnya, seluruh pemain memahami tantangan yang berbeda ketika memasuki fase gugur.
“Saya tahu apa yang harus saya lakukan, tetapi ini bukan hanya tentang saya. Tim memahami apa yang harus kami lakukan di sini. Ini adalah kompetisi baru yang dimulai hari ini,” kata Mbappe.
Ia mengakui Prancis sempat tampil hati-hati pada awal pertandingan sebelum mampu menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang.
“Kami bermain dengan baik. Awalnya sedikit gugup, tetapi kemudian kami mulai menemukan ritme permainan. Kami sebenarnya bisa mencetak gol lebih banyak, tetapi itulah sepak bola. Kami berhasil mencetak gol dan mengendalikan pertandingan,” ujarnya.
Mbappe: DNA Prancis Tetap Bersatu
Mbappe juga menyoroti kekompakan tim setelah Deschamps mengalami duka keluarga. Menurutnya, seluruh pemain berusaha memberikan dukungan kepada sang pelatih.
“Itulah DNA tim ini. Kami semua bersama-sama. Kami tahu pelatih sedang melalui masa yang sulit. Sayangnya, setiap orang akan mengalaminya suatu hari nanti. Ada hal yang lebih penting daripada sepak bola. Kami ingin dia tahu bahwa dia tidak akan pernah sendirian bersama kami,” kata Mbappe.
Waspadai Paraguay, Penakluk Jerman
Pada babak 16 besar, Prancis akan menghadapi Paraguay yang secara mengejutkan menyingkirkan Jerman pada babak 32 besar.
Paraguay lebih dulu unggul sebelum Kai Havertz menyamakan kedudukan untuk Jerman. Namun, Paraguay akhirnya memastikan kemenangan dan mengakhiri langkah juara grup tersebut melalui adu penalti.
Mbappe menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa Paraguay merupakan lawan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Mereka menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang harus dihormati. Mereka mengalahkan Jerman. Tidak ada pertandingan yang mudah di Piala Dunia,” tegasnya.
Prancis Masih Sempurna
Hingga babak 32 besar, Prancis mencatatkan rekor sempurna dengan memenangi seluruh empat pertandingan di Piala Dunia 2026.
Les Bleus telah mencetak 13 gol dan baru kebobolan dua kali sepanjang turnamen. Sementara itu, Mbappe kini mengoleksi enam gol dan sejajar dengan Lionel Messi dalam persaingan perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.(*)












