Pemkab Agam Tinjau Lokasi Exit Tol dan Jalan Akses di Perbatasan Bukittinggi

SUMBARNOW.ID-Pemerintah Kabupaten Agam bersama sejumlah instansi pusat dan daerah melakukan peninjauan lapangan terkait rencana pembangunan exit tol dan jalan akses di wilayah perbatasan Agam–Bukittinggi, Selasa (14/4).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi langsung lokasi, memverifikasi kesiapan lahan, serta menentukan titik akses yang akan menjadi dasar perencanaan teknis pembangunan ke depan.

Peninjauan Dua Titik Strategis

Peninjauan lapangan difokuskan pada dua lokasi utama. Pertama, Jalan Raya By Pass Bukittinggi yang direncanakan menjadi titik exit tol.

Kedua, ruas Jalan Kabupaten Ladang Laweh–Galuang di Kecamatan Banuhampu yang diproyeksikan sebagai jalan akses pendukung.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Bina Marga, Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Dinas BMCKTR dan Dinas Perkintan Provinsi Sumatera Barat, hingga pemerintah daerah dari Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

Selain itu, turut hadir Kejaksaan Negeri Agam dan Bukittinggi, Kantor Pertanahan, Dinas PUTR, PT Hutama Karya (Persero), serta unsur kecamatan Banuhampu dan Aur Birugo Tigo Baleh.

Fokus Verifikasi dan Identifikasi Teknis

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan exit tol dan jalan akses.

Seluruh peserta melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi eksisting di lapangan, termasuk aksesibilitas, kondisi geometrik jalan, serta potensi kendala teknis yang mungkin dihadapi.

Selain itu, melalui diskusi langsung di lapangan, disepakati titik jalan akses dan simpang sebidang di wilayah Bukittinggi. Kesepakatan ini akan menjadi acuan dalam penyusunan perencanaan teknis lanjutan.

Pemkab Agam Pastikan Dukungan Penuh

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi AR, menegaskan bahwa kegiatan ini langkah penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran.

Menurutnya, peninjauan lapangan menjadi dasar dalam menentukan lokasi exit tol dan jalan akses yang efektif serta sesuai dengan kondisi wilayah.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Agam juga siap mendukung seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan, dengan tetap berkoordinasi bersama seluruh pihak terkait,” katanya.

Untuk tahap selanjutnya, pemerintah daerah menunggu informasi dari PT Hutama Karya terkait data yang perlu disiapkan sebagai bagian dari kelengkapan perencanaan teknis.(*)

TERPOPULER