SUMBARNOW.ID-Universitas Andalas (Unand) kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi mahasiswa yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan Andalasian Talent Academy, yang digelar pada Kamis (14/5) di Gedung Perpustakaan Unand sebagai bagian dari implementasi Grand Design Pengembangan Diri dan Karir Kemahasiswaan.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pembinaan mahasiswa Unand secara berkelanjutan, sejalan dengan visi kampus sebagai universitas “terkemuka dan bermartabat”.
Direktur Pendidikan dan Pembelajaran Unand Dr. Mahdhivan Syafwan menjelaskan bahwa grand design pembinaan mahasiswa telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor dan sedang dipersiapkan untuk diluncurkan secara resmi kepada seluruh mahasiswa.
Menurutnya, visi “terkemuka dan bermartabat” diterjemahkan melalui dua pilar besar:
- Terkemuka, melalui pencapaian prestasi, kompetensi, dan penguasaan ilmu pengetahuan.
- Bermartabat, melalui pembentukan nilai, integritas, dan keimanan yang kokoh.
“Andalasian Talent Academy dirancang sebagai platform pembinaan strategis dan berkelanjutan yang terintegrasi dengan pengembangan diri dan karir mahasiswa,” ujar Mahdhivan.
Ia menegaskan bahwa arah pembinaan Unand selaras dengan kebutuhan lulusan berdaya saing global, berjiwa wirausaha, serta memiliki karakter kuat dalam menghadapi kompleksitas zaman.
Selama ini, Unand telah memperkenalkan nilai-nilai karakter mahasiswa baru melalui pelatihan Andalasian Character. Andalasian Talent Academy hadir sebagai kelanjutan sekaligus penguatan dari proses tersebut.
Program ini juga dipersiapkan untuk menghadirkan mahasiswa pendamping profesional dan berintegritas dalam mendukung penguatan Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Agama Islam Tahun Akademik 2026/2027.
Mahdhivan berharap, budaya keteladanan dapat terbentuk secara alami melalui interaksi mahasiswa baru dengan para senior yang telah melalui proses pembinaan karakter.
Wakil Rektor I UNAND Prof. Syukri Arief menegaskan bahwa peserta kegiatan merupakan mahasiswa pilihan hasil seleksi ketat.
Menurutnya, pembinaan semacam ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa.
“Saya merindukan ke depan lahir tokoh-tokoh besar nasional dari Universitas Andalas. Sejarah Sumatera Barat menunjukkan banyak tokoh nasional lahir dari proses pendidikan dan pembinaan karakter yang kuat,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif mahasiswa dalam ruang diskusi, pelatihan, dan aktivitas pengembangan diri sebagai fondasi kekuatan soft skills.
“Softskill menjadi kekuatan penting dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Jadikan kesempatan ini sebagai tekad untuk terus bertumbuh, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)












