Wali Kota Bukittinggi Rotasi Pejabat Eselon II, Tegaskan Disiplin dan Percepatan Kinerja

SUMBARNOW.ID-Pemerintah Kota Bukittinggi kembali melaksanakan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama setara eselon II pada Rabu, 12 November 2025. Prosesi pelantikan dilakukan dalam dua sesi, pagi dan malam hari, sebagai bagian dari penyegaran organisasi perangkat daerah serta percepatan kinerja pemerintahan kota.

Pelantikan tujuh pejabat dilaksanakan pada Rabu pagi di halaman Balai Kota. Pada malam harinya, empat pejabat eselon II kembali dilantik di Balairung rumah dinas Wali Kota. Total, terdapat 11 pejabat yang resmi menduduki posisi strategis dalam struktur pemerintahan Kota Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika pemerintahan.

Menurutnya, proses tersebut dilakukan setelah tahapan uji kompetensi yang telah digelar beberapa minggu sebelumnya dan telah mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Mutasi dan rotasi merupakan hal biasa dalam pemerintahan. Apalagi, beberapa minggu lalu telah dilaksanakan uji kompetensi dan telah disetujui BKN,” ujar Ramlan.

Wako menambahkan bahwa seluruh aparatur dituntut untuk terus berinovasi demi menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan publik.

Ia menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan, terutama bagi pejabat yang baru dilantik.

“Kuncinya disiplin. Semua pejabat harus siap ditempatkan di mana saja. Bekerja harus sesuai aturan. Saya ingin percepatan untuk merealisasikan visi misi dan program unggulan, seperti yang telah dijanjikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Empat Pejabat Eselon II yang Dirotasi

Dalam pelantikan sesi malam, empat pejabat mengalami rotasi jabatan untuk memperkuat kinerja perangkat daerah, yaitu:

  1. Ade Mulyani
    • Jabatan lama: Staf Ahli Wali Kota bidang Perekonomian dan Pembangunan
    • Jabatan baru: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda)
  2. Efryadi
    • Jabatan lama: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
    • Jabatan baru: Staf Ahli Wali Kota bidang Perekonomian dan Pembangunan
  3. Syanji Faredy
    • Jabatan lama: Kepala Dinas Sosial
    • Jabatan baru: Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja
  4. Joni Feri
    • Jabatan lama: Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja
    • Jabatan baru: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

Rotasi tersebut menempatkan pejabat sesuai kebutuhan organisasi serta memperkuat koordinasi antar perangkat daerah.

Sejumlah Jabatan Masih Kosong

Wali Kota Ramlan mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat beberapa jabatan eselon II yang belum terisi definitif dan masih dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt).

Kondisi tersebut membuka peluang untuk pelaksanaan mutasi lanjutan maupun proses lelang jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Masih ada beberapa jabatan yang diisi oleh pelaksana tugas. Akan ada lelang juga dan proses evaluasi tetap berjalan,” jelasnya.

Dengan pelantikan pejabat baru ini, pemerintah kota berharap percepatan program unggulan dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada pelayanan publik.(*)

TERPOPULER