Bukittinggi Salurkan Rp70 Juta untuk Korban Gempa NTT, Siapkan BKK Rp500 Juta

SUMBARNOW.ID— Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diserahkan secara simbolis melalui pertemuan daring menggunakan Zoom dari Bukittinggi Command Center (BCC), Rabu (16/9/2026).

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan duka mendalam masyarakat Bukittinggi terhadap masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

Bantuan awal sebesar Rp70 juta dihimpun dari donasi ASN Kota Bukittinggi, sedekah masyarakat melalui Baznas, serta dukungan BUMD, BPRS Jam Gadang, PDAM, dan Bank Nagari.

Bantuan tersebut diserahkan kepada Kabupaten Nagekeo sebagai salah satu daerah dengan kerusakan cukup parah.

Pemko Siapkan BKK Rp500 Juta

Selain donasi yang telah disalurkan, Pemko Bukittinggi menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari APBD.

Rismal mengatakan BKK tersebut saat ini masih dalam proses dan telah masuk dalam anggaran perubahan APBD 2026. Pemko masih menunggu evaluasi gubernur sebelum proses anggaran dilanjutkan.

“Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari dana APBD juga akan kita berikan. Saat ini masih berproses dan telah masuk dalam anggaran perubahan APBD 2026. Kita sedang menunggu evaluasi gubernur. Setelah evaluasi selesai dan DPA anggaran perubahan selesai, kita akan segera transfer uangnya,” ujar Rismal.

BKK tersebut direncanakan sebesar Rp500 juta dan akan dibagi untuk tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

Menurut Rismal, ketiga daerah tersebut dipilih karena mengalami kerusakan lebih berat dibandingkan kabupaten lainnya. Meski hampir seluruh wilayah NTT terdampak gempa, bantuan Pemko Bukittinggi difokuskan kepada tiga kabupaten tersebut.

“Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT,” harapnya.

Nagekeo Sampaikan Kondisi Pascagempa

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nagekeo Imanuel Ndun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Bukittinggi atas donasi yang diberikan kepada Kabupaten Nagekeo.

Ia menjelaskan, NTT dilanda gempa pada 15 Agustus 2026 dengan magnitudo 7,7. Menurut Imanuel, sebanyak 45 desa yang berada di wilayah pesisir melakukan evakuasi mandiri ke wilayah pegunungan dan perbukitan.

Pada dua minggu awal setelah gempa, upaya penanganan difokuskan pada evakuasi masyarakat yang berada di wilayah pegunungan dan perbukitan.

“Kami melakukan evakuasi kepada 18.000 hingga 20.000 masyarakat yang berada di daerah pegunungan, karena mereka hanya tidur di alam bebas. Selain itu, dampak dari gempa menyebabkan 20 orang meninggal dunia dan 7.968 rumah mengalami kerusakan,” ungkap Imanuel.

Bantuan dari Pemko Bukittinggi dan Baznas tersebut menjadi bentuk kepedulian serta solidaritas masyarakat Bukittinggi kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo yang terdampak bencana.

Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascagempa di NTT. (*)

TERPOPULER