SUMBARNOW.ID-Pemerintah Kabupaten Tanahdatar bergerak cepat menyusul silaturahmi Bupati Eka Putra SE, MM dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya, dengan menggelar rapat persiapan peluncuran Tanahdatar Creative Hub.
Rapat berlangsung di Aula Bappedalitbang, Kamis (13/11/2025), dipimpin Wakil Bupati Ahmad Fadly. Hadir Asisten, pimpinan OPD terkait, TP4D, pelaku UMKM, serta diikuti secara virtual Direktur Kuliner Kementerian Ekraf Andy Ruswar dan Direktur Perfilman Doni Setyawan.
Wabup Ahmad Fadly menjelaskan, Creative Hub diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan mengunjungi Luhak Nan Tuo, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan kegiatan ekonomi masyarakat. “Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif,” katanya.
Ia menambahkan, hadirnya Creative Hub menunjukkan perhatian serius pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif. Selain itu, memberikan wadah kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk berinovasi serta mengembangkan potensi usaha berbasis seni, budaya, dan teknologi digital.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekraf RI. “Atas dukungan Menteri, Pemerintah Tanah Datar akan melauching Tanahdatar Creative Hub pada 22 November 2025, yang InsyaAllah akan dihadiri langsung oleh Menteri Ekraf,” ungkap Wabup.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) Riswandi menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan ruang khusus bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berkolaborasi dan menumbuhkan semangat usaha masyarakat.
“Ruang ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan akan diresmikan di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar,” ujar Riswandi.
Menanggapi persiapan tersebut, Kementerian Ekraf RI melalui Direktur Kuliner Andy Ruswar menyampaikan apresiasi. “Insya Allah Bapak Menteri dan kami siap hadir dan mendukung. Program ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Andy.
Peluncuran Tanahdatar Creative Hub menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi kreatif, mendukung UMKM lokal, serta menumbuhkan potensi wisata dan budaya Luhak Nan Tuo.(*)












